-

Moch Adnan Blog


Islami
Kisah Nabi Zulkifli A.S - Sanggup Menjalankan Amanah

Kisah Nabi Zulkifli A.S - Sanggup Menjalankan Amanah

30 Maret 2024

Kisah Nabi Zulkifli A.S

Pada waktu itu, negeri Syam dipimpin oleh seorang raja yang sudah tua, raja tersebut tidak mempunyai keturunan. Pada suatu hari raja mengumpulkan seluruh rakyatnya,ia berencana mencari seorang pengganti dirinya,
"Wahai rakyatku,aku ingin
Penggantiku kelak adalah orang yang taat kepada Allah. Sepanjang umurnya ia harus berpuasa pada siang hari dan pada malam hari ia juga harus melaksanakan shalat malam. serta ia harus mempunyai sifat sabar." Ucap raja Syam .

Rakyat yang hadir pada saat itu.  hanya terdiam, mereka tidak  berani mengangkat tangannya. mereka menganggap persyaratan itu sangatlah berat. tiba-tiba dari tengah kerumunan masyarakat ada seorang yang berani maju mengangkat tangannya. Dia adalah Basyar, kemudian ia berkata, "Hamba sanggup menjalankan semua persyaratan yang baginda raja sebutkan."


Kisah Nabi Zulkifli A.S - Sanggup Menjalankan Amanah Raja

Sanggup Menjalankan Amanah

Raja dan rakyat yang hadir menatap kearahnya. "Hai, anak muda, janganlah kau main-main. Apa kau sanggup menjalankan semua persyaratan yang telah aku sebutkan tadi," ucap raja Syam.

Basyar menjawab, "Insya Allah aku sanggup menjalankan semua persyaratan yang baginda sebutkan." Pada hari itu, diangkatlah Basyar menjadi raja. Kemudian ia mendapat julukan Zulkifli yang artinya "Orang yang sanggup memegang dan menjalankan amanah".

Menjadi Raja Negeri Syam

Selama menjadi raja Nabi Zulkifli selalu berpuasa pada siang hari dan beribadah malam hari, ia memimpin negeri Syam menjadi lebih baik. 

Sifat setan yang tidak senang melihat hamba-hamba Allah yang shaleh. Kemudian dia mencoba membuat Nabi Zulkifli marah terhadap dirinya.

Pada suatu malam setan yang menyerupai manusia datang ke tempat Nabi Zulkifli. Ia minta permasalahan diselesaikan oleh Nabi Zulkifli. Tetapi para pengawal istana melarangnya masuk, karena hari sudah larut malam. 

"Maaf tuan, lebih baik anda kembali lagi ke sini besok pagi," ucap pengawal itu. "Tidak bisa, aku ingin bertemu langsung dengan raja," ucap orang itu.

Nabi Zulkifli yang mendengar ada keributan langsung keluar, kemudian ia berkata, "pengawal biarkan dia masuk." Oleh Nabi Zulkifli, tamu itu dipersilahkan menceritakan masalahnya, akan tetapi tamu hanya mengumpat kepada Nabi Zulkifli, dia ingin membuat Nabi Zulkifli marah terhadap dirinya. 

Yang dilakukan Nabi Zulkifli hanya bersabar. Sehingga membuat tamu itu bosan, dan minta izin pulang.

Para pengawal bertanya, "siapakah sebenarnya tamu itu, tuan." Nabi Zulkifli menjawab, "tamu itu adalah setan."


Berperang Melawan Orang-orang Kafir

Nabi Zulkifli mendapat kabar bahwa dari anak buahnya, ada wilayah yang tidak mau beriman kepada Allah. Selain itu, orang-orang kafir tersebut mau menyerang negeri yang dipimpin oleh Nabi Zulkifli.

Nabi Zulkifli mengumpulkan bala tentaranya, kemudian ia berkata, "Wahai rakyatku, persiapkanlah diri kalian semua untuk berperang. Karena negeri yang kita cintai ini, akan diserang oleh orang-orang kafir yang tidak mau beriman kepada Allah. Mereka telah berani membunuh utusan yang aku kirim. Siapa yang berperang menegakkan agama Allah, dia akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Dan apabila ia mati, dia akan mati syahid." 

Para pasukan itu yang mendengar orasi Nabi Zulkifli, semangat mereka timbul untuk mengalahkan orang-orang kafir itu.

Nabi Zulkifli sendiri yang memimpin langsung pasukannya. Peperangan pun tidak bisa dihindari. Para kaum kafir itu sangat terkejut melihat semangat perang balatentara Nabi Zulkifli. Peperangan tersebut pun akhirnya dimenangkan oleh Nabi Zulkifli.

Penutup

Demikianlah kisah Nabi Zulkifli yang sanggup menjalankan amanah rajanya, semoga dari kisah ini kita bisa memetik pelajarannya.
Tips Menjalankan Ibadah Puasa Untuk Pekerja Lapangan

Tips Menjalankan Ibadah Puasa Untuk Pekerja Lapangan

17 Maret 2024
Moch Adnan Blog - Bagi pekerja lapangan, menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bisa menjadi tantangan tersendiri.  Dengan aktivitas fisik yang intens dan paparan terik matahari, menjaga stamina selama puasa menjadi hal yang krusial.  Namun, tenang saja, ada beberapa kiat yang bisa membantu Anda menjalani puasa dengan lancar dan tetap produktif dalam bekerja.
Tips Menjalankan Ibadah Puasa Untuk Pekerja Lapangan

Tips Menjalankan Ibadah Puasa Untuk Pekerja Lapangan


Ingatlah bahwa berpuasa bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga Ramadan tahun ini menjadi momen yang penuh berkah dan kebahagiaan bagi kita yang menjalankannya.

Baca juga Do'a Hari Ke-16 Dan 17 Puasa Ramadhan

Fokus pada Sahur

Sahur menjadi bekal utama untuk menghadapi aktivitas seharian.  Pastikan sahur Anda bergizi seimbang.  Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau kentang.  Lengkapi juga dengan protein seperti telur, ayam, atau ikan, serta sayur dan buah untuk asupan vitamin dan mineral.  Hindari makanan yang terlalu berlemak atau digoreng karena bisa memicu rasa haus.

Penuhi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi menjadi musuh utama saat berpuasa, apalagi bagi pekerja lapangan yang terpapar terik matahari.  Perbanyak minum air putih selama sahur dan saat berbuka puasa.  Hindari minuman manis atau berkafein karena justru bisa membuat tubuh cepat kekurangan cairan.

Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup penting untuk menjaga stamina tubuh.  Aturlah jadwal tidur Anda dan usahakan untuk tidur minimal 7-8 jam di malam hari.  Manfaatkan juga waktu istirahat saat jam kerja untuk memulihkan energi.

Atur Intensitas Kerja

Jika memungkinkan, diskusikan dengan atasan untuk mengatur ulang jadwal kerja Anda.  Lakukan pekerjaan berat pada saat pagi hari ketika tubuh masih memiliki banyak energi.  Hindari aktivitas berat di bawah terik matahari saat siang hari.

Lindungi Diri dari Paparan Sinar Matahari

Bekerja di bawah terik matahari bisa membuat tubuh cepat lemas dan haus.  Lindungi diri Anda dengan menggunakan pakaian yang longgar dan nyaman, serta topi lebar atau payung.  Gunakan juga pelindung wajah seperti masker untuk menghindari paparan langsung sinar matahari.

Manfaatkan Waktu Istirahat dengan Efektif

Saat istirahat, gunakan waktu tersebut untuk benar-benar beristirahat, bukan untuk beraktivitas yang menguras energi.  Cari tempat yang teduh dan sejuk untuk melepas lelah.  Anda juga bisa melakukan relaksasi ringan seperti peregangan otot atau berlatih pernapasan.

Konsultasikan dengan Dokter

Bagi pekerja lapangan dengan kondisi kesehatan tertentu, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menjalankan ibadah puasa.  Dokter akan memberikan saran dan arahan yang sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.

Jaga Pikiran Tetap Positif

Selain menjaga kesehatan fisik, penting juga untuk menjaga kesehatan mental.   Memiliki pikiran yang positif dan niat yang kuat akan membuat Anda lebih semangat menjalankan ibadah puasa.

Baca juga artikel tentang Amalan - amalan Sebelum dan Sesudah SHUBUH Di Bulan Ramadhan


Demikianlah Tips Menjalankan Ibadah Puasa Untuk Pekerja Lapangan, yang berhasil saya ambil dari berbagai sumber. Semoga tips-tips di atas bermanfaat bagi kita semua dalam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

Sarah Mendapat Khabar Gembira - Kisah Nabi Ishaq AS

Sarah Mendapat Khabar Gembira - Kisah Nabi Ishaq AS

31 Oktober 2023
Pernikahan nabi Ibrahim dengan Siti Hajar mempunyai seorang putra bernama Ismail,dengan istri pertama yaitu Siti Sarah juga mendapatkan keturunan seorang nabi. Nabi dari istri pertama ini adalah Ishaq.

Sarah Mendapat Khabar Gembira - Kisah Nabi Ishaq AS

Kelak nabi Ishaq juga menurunkan nabi-nabi dan pemimpin sebagaimana janji Allah kepada nabi Ibrahim. Dalam bahasa Ibrani Ishaq bernama Yashak yang berarti Yadhak. Diistilahkan demikian karena ibunya tertawa ketika mendengar Khabar gembira dari malaikat yaitu hamil di masa tua.

Tidak heran jika nabi Ibrahim mendapat predikat bapak para nabi sebab dari bangsa Isra'il dan bangsa Arab semuanya keturunannya. Hingga nabi akhir zaman yaitu nabi Muhammad SAW adalah keturunan nabi Ibrahim yang memimpin bangsa Isra'il dan bangsa Arab.

Nabi Ishaq menurunkan nabi dan pemimpin pada bangsa Isra'il sedangkan nabi Ismail menurunkan nabi dan pemimpin bangsa Arab.

Seperti halnya nabi-nabi lainnya, maka nabi Ishaq pun diperintahkan untuk mengajarkan cara-cara shalat,puasa,zakat dan haji serta meninggalkan perbuatan maksiat pada kaumnya.

Kenabian nabi Ishaq telah diterangkan dalam surat An nisaa ayat 163 yang artinya:
Sesungguhnya kami telah memberikan Wahyu kepadamu sebagaimana kami telah memberikan Wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang datang kemudian. Dan kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya'kub, dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman, dan kami berikan Zabur kepada Daud. (An Nisa' : 163)

Sebelum kita melanjutkan kisah nabi Ishaq ada baiknya dimulai dengan nabi Ibrahim yang kedatangan tamu Ketika berada di Palestina.

Nabi Ibrahim yang kedatangan tamu

Telah diterangkan pada kisah nabi Ibrahim bahwa beliau kedatangan tamu yang mengabarkan akan datang azab pada kaum nabi Luth sekaligus memberikan Khabar gembira pada Sarah bahwa ia akan mempunyai keturunan.

Malam itu ketika mereka hendak tidur dikejutkan dengan suara ketukan pintu. Nabi Ibrahim yang senang dengan kedatangan tamu akhirnya bangkit dan membukakan pintunya. Ternyata ada tamu tiga orang. Dengan segera beliau menyuruh istrinya untuk membuatkan perjamuan malam pada ketiga tamunya.

Sambil menunggu santapan yang dimasak oleh Sarah dihidangkan, nabi Ibrahim menanyakan keberadaan tamu itu. "Jika boleh tahu, dari mana tuan-tuan ini dan hendak kemana hingga kemalaman diperjalanan." Tanya nabi Ibrahim kepada ketiga tamunya. 

Tamu-tamu yang menyerupai manusia dan sebenarnya malaikat itu menjawab. "Mohon maaf kekasih Allah jika saya mengganggu waktu istirahat Anda" kata ketiga tamunya itu. Nabi Ibrahim terenyuh hatinya karena ia disebut kekasih Allah. Dan segera mengetahui bahwa tamunya bukan orang jahat sebab sudah mengetahui keberadaannya.

"Kami senang kedatangan saudara-saudara. Namun saya ingin bertanya apakah ada keperluan hingga malam-malam begini saudara Sudi ke rumah hamba" tanya nabi Ibrahim lagi kepada tamunya. Namun sebelum tamu itu menjawab Sarah sudah keluar dengan membawa hidangan, sehingga pembicaraan mereka terhenti.

"Mari silakan makan, saya minta maaf karena hidangan ini mungkin tidak sesuai dengan selera anda" ajak nabi Ibrahim kemudian mengambil beberapa potong roti. Namun ketiga tamunya tidak mau memakan juga mereka hanya menganggukkan kepalanya saja ketika mendengar ajakan nabi Ibrahim.

Karena tamunya tidak mau memakan hidangan itu, maka membuat cemas dalam hati nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim tidak meneruskan makanan yang telah dipegangnya. Ia menatap ketiga tamunya dengan mata tidak berkedip sama sekali. Kemudian menanyakan lebih lanjut "Kenapa tuan-tuan tidak memakan makanan yang telah dihidangkan. Apakah tidak sesuai dengan selera tuan?" Tanyanya kepada ketiga tamu yang sedari tadi memandangi nabi Ibrahim dengan kagum.

"Mohon maaf kami telah menyusahkan kalian. Aku dan teman-temanku tidak mempunyai nafsu makan sama sekali" kata seorang tamu yang mewakili keduanya. Kemudian mereka meneruskan ucapannya: "kami adalah tiga malaikat yang diutus oleh Allah untuk mengabari kalian berdua," katanya kemudian.

"Kami akan mengabarkan kepadamu, bahwa istri tuan akan mempunyai anak yang alim dan shaleh" ujar mereka bertiga. Demi mendengar hal itu, Sarah yang dari tadi berada di balik pintu segera menghambur pada nabi Ibrahim.

"Benarkah aku akan mempunyai anak, sedangkan usia kami telah tua?" Tanya nabi Ibrahim yang bersamaan dengan istrinya kepada para malaikat itu. Mereka tidak percaya dengan Khabar yang dibawa malaikat itu, sebab mereka mengira tidak akan mempunyai keturunan lagi dikarenakan usianya yang sudah tua.

Namun ketiga malaikat itu meyakinkan dengan kata-kata: "Kami menyampaikan khabar gembira yang benar kepada kalian, janganlah kalian termasuk orang-orang yang berputus asa," kata ketiga malaikat itu berusaha meyakinkan 

Perbincangan malaikat dengan nabi Ibrahim tentang istrinya yang akan hamil diabadikan dalam Al Qur'an surat Al Hijr ayat 52 sampai 56 

Sarah Mendapat Khabar Gembira

Mendengar berita itu, istrinya (Sarah) tertawa sebab pada usianya yang telah lanjut baru dikaruniai anak. Meskipun demikian ia bersyukur sebab doa yang dipanjatkan kepada Allah diterima.

Setelah mendengar khabar yang menggembirakan sekaligus menggelikan ini Siti Sarah lari ke dalam kamarnya dan tetap tertawa. Sedangkan nabi Ibrahim masih berbincang-bincang dengan para tamunya.

Allah maha benar, sebab tidak lama setelah kedatangan para malaikat itu Siti Sarah hamil. 

Sesuai janji Allah anak itu lahir dengan selamat dan menjadi panutan kaumnya. 

Setelah lahir anak itu diberi nama Ishaq. Sebagian ulama menerangkan bahwa asal kata-kata Ishaq berarti tertawa. Ada pula yang mengatakan bahwa Ishaq itu berarti tersenyum. Artinya semua orang yang diberi tahu oleh Siti Sarah akan kehamilannya sama tersenyum.

Dalam surat Hud ayat 71 - 73  juga telah dijelaskan mengenai khabar gembira yang dibawa malaikat pada nabi Ibrahim 

Allah pun berfirman dalam Al-Qur'an surat Shood ayat 45 sampai 47
Perhatikanlah riwayat hamba-hamba kami, Ibrahim, Ishaq, dan Ya'kub. Semuanya mempunyai kekuatan-kekuatan yang hebat dan pemandangan luas. Kami mensucikan mereka dengan kesucian yaitu mengingat Kami dan kampung akhirat. Sesungguhnya mereka itu, pada sisi Kami termasuk golongan orang-orang baik.

Penutup

Demikianlah kisah nabi Ishaq AS yang mempunyai kepribadian seperti ayahnya. Nabi Ishaq adalah nabi yang menunjukkan sifat ramah tamah pada kaumnya, sehingga tidak heran jika penduduk yang dipimpinnya segan padanya. Beliau wafat pada usia 170 tahun, sedangkan ayahnya (nabi Ibrahim) wafat pada usia 175 tahun dan ibunya ( Siti Sarah) wafat pada usia 127 tahun.

Baca keseluruhan kisah 25 nabi dan Rasul Allah melalui tautan link berikut: Nama-nama Nabi/Rosul Allah
Selamat Tahun Baru Islam 1445 H

Selamat Tahun Baru Islam 1445 H

18 Juli 2023
Assalamualaikum. Wr. Wb.

Moch Adnan Blog - Makna tahun baru 1 Muharram bagi umat Muslim tentu ialah sebuah momentum. Momentum adanya pergantian tahun. Momentum Pergantian Tahun Baru Hijriyah. Dan ini menandakan akan perubahan tahun Hijriyah dari tahun sebelumnya ke tahun yang baru.
pawai obor by moch adnan blog
Momentum pergantian tahun baru Islam bagi beberapa umat sering dirayakan dengan berbagai aktivitas berbeda, seperti sembari membaca Al-Qur'an dan berzikir memuji nama Allah SWT, melakukan tradisi pawai obor, melakukan do'a bersama, atau mengadakan tabligh akbar. 

Pawai Obor

Aktifitas pawai obor yang dilakukan beberapa wilayah seperti di lingkup perumahan papan mas indah ini sebahagian bertujuan untuk memupuk semangat spiritual dan rasa sosial putra putri didik pengajian yang ada di lingkungan masjid. 
pawai obor

Kemeriahan pawai obor memang sudah menjadi satu tradisi di lingkungan masyarakat kita, Tradisi ini bisa memperkuat persatuan umat Islam tanpa membedakan latar belakang, budaya, dan kehidupan sosialnya. Menjadi pengingat akan pentingnya berakhlak mulia




Selain menjadi tradisi pawai obor, tahun baru Islam juga memiliki beberapa arti, diantaranya:

Memperingati Hijrahnya Nabi Muhammad SAW  dari Makkah menuju ke Madinah, momen menuju kebaikan, momen Muhasabah atau intropeksi diri. 

Moch Adnan blog - Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1445H  (19 Juli 2023) 

Do'a Hari Ke-16 Dan 17  Puasa Ramadhan

Do'a Hari Ke-16 Dan 17 Puasa Ramadhan

8 November 2022
Do'a Hari Ke-16 Dan 17 Puasa Ramadhan Bulan Ramadhan Bulan yang penuh keberkahan dan tidak terasa kini kita (umat muslim) sudah hampir memasuki hari-hari terakhir bulan puasa Ramadhan, dimana pada tanggal tanggal terakhir bulan Ramadhan ini banyak diantara umat muslim mengharapkan bertemu dengan malam Lailatul Qadar. 

Baca juga :
Amalan- amalan Sebelum dan sesudah Shubuh di Bulan Ramadhan

Sebenarnya di awal bulan Ramadhan pun ada Doa- doa khusus yang bisa kita panjatkan dan kita senantiasa bisa  memohon ampunan kepada Allah SWT, pada hari ke-16 dan 17 puasa Ramadhan berikut ini adalah doa-do'anya.

Doa Hari ke-16 Puasa Ramadhan

*للَّهُمَّ وَفِّقْنِيْ فِيْهِ لِمُوَافَقَةِ الْأَبْرَارِ وَ جَنِّبْنِيْ فِيْهِ مُرَافَقَةَ الْأَشْرَارِ وَ آوِنِيْ فِيْهِ بِرَحْمَتِكَ إِلَى (فِيْ ) دَارِ الْقَرَارِ بِإِلَهِيَّتِكَ يَا إِلَهَ الْعَالَمِيْنَ*

Allâhumma waffiqnî fîhi limuwâfaqatil abrâr wa jannibnî fîhi murafaqatal asyrâr wa âwinî fîhi birahmatika ilâ dâril qarâri bîlâhiyyatika yâ ilâhal ‘âlamîn

Artinya :
Ya Allah, anugrahilah kepadaku di bulan ini agar supaya bisa bergaul dengan orang-orang baik, dan jauhkanlah aku dari bergaul dengan orang-orang jahat. Berilah aku perlindungan di bulan ini dengan rahmat-Mu sampai ke alam Akhirat. Demi keesaan-Mu wahai Tuhan semesta Alam
Aamiiin...

Baca juga:

Do'a  Hari ke-17 Puasa Ramadhan

*اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ*

Allâhummah dinî fîhi lishâlihil a’mâli waqdhi lî fîhil hawâija wal âmâla yâ man lâ yahtâju ilat tafsîr was suâli yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn shalli ‘alâ muhammadin wa âlihith thâhirîn

Artinya :
Ya Allah anugrahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugrahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci
Aamiiin....

Doa Puasa Ramadhan Hari ke-18

اَللَّهُمَّ نَبِّهْنِيْ فِيْهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّرْ فِيْهِ قَلْبِيْ بِضِيَاءِ أَنْوَارِهِ وَ خُذْ بِكُلِّ أَعْضَائِيْ إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُوْرِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوْبِ الْعَارِفِيْنَ

Allâhumma nabbihnî fîhi libarakâti ashârihi wa nawwir fîhi qalbî bidhiyâi anwârihi wa khudz bikulli a’dhâî ilat tibâ’I âtsârihi binûrika yâ munawwiral qulûbi.

Artinya :
”Ya Allah sadarkanlah aku untuk mengetahui berkat yang ada pada waktu sahur. Terangilah hati-ku dengan cahaya-Mu yang lembut. Jadikanlah seluruh anggota badanku dapat mengikuti cahaya itu. Wahai Penerang hati sanubari”.
Aamiiin...

Baca juga:

Doa Puasa Hari ke-19 Ramadhan

*اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ*

Allâhumma waffir hadzdzî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khayrâtihi walâ tahrimnî qabûla hasanâtihi yâ hâdiyan ilal haqqil mubîna

Artinya :
"Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih bisa menikmati berkat-berkat-Mu dan mudahkanlah jalan-ku untuk mendapat kebaikan-kebaikannya. Jangan Engkau haramkan aku untuk menerima kebaikan-kebaikannya. Wahai Pemberi Petunjuk kepada jalan yang terang".
Aamiiin...

Segala amal ibadah yang dikerjakan pada bulan Ramadhan, sesungguhnya pahalanya akan dilipat gandakan oleh Allah SWT. Mari kita selalu mengerjakan amal shaleh dan senantiasa berdo'a memohon kepada Allah SWT , Aamiin yaa robbal alaamiin...

Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya

Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya

20 Agustus 2020
Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya
Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya

Moch Adnan Blog - Sebelumnya saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 01 Muharram 1442 Hijriyah. Semoga kesuksesan, kesejahteraan dan keberkahan terlimpah kepada kita semua. Ok, sekarang kita lanjut ke tatacara Sholat tasbih serta keistimewaannya. Dimana dalam artikel ini saya hanya menekankan kepada intinya saja, yakni tatacara serta keistimewaannya. Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang di dalamnya banyak mengandung bacaan tasbih 'Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar'.

Sholat tasbih merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dengan bertasbih, kita telah melihat dan mengakui keluarbiasaan dan keperkasaan Allah SWT dalam segala hal. Adapun waktu pelaksanaan shalat tasbih dapat dilakukan kapan saja, baik siang hari ataupun malam hari, sepanjang tidak pada waktu yang dilarang untuk shalat.

Baca juga: Sholat - sholat Sunah

Tata Cara Sholat Tasbih


1. Pada dasarnya tata cara pelaksanaan shalat sunnah tasbih tidak jauh berbeda dengan tata cara pelaksanaan shalat-shalat lainnya, baik syarat maupun rukunnya. Hanya saja di dalam shalat tasbih ada tambahan bacaan kalimat thayibah dalam jumlah tertentu.
2. Setelah membaca surat Al-Fatihah dan surat lainnya, sebelum ruku’ terlebih dahulu membaca kalimat subhânallâh wal hamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar (selanjutnya kalimat ini disebut tasbih) sebanyak 15 kali. Setelah itu baru kemudian melakukan ruku’.
3. Pada saat ruku’ sebelum bangun untuk i’tidal terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali. Setelah itu baru kemudian bangun untuk i’tidal.
4. Pada saat i’tidal sebelum turun untuk sujud terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali, baru kemudian sujud.
5. Pada saat sujud yang pertama sebelum bangun membaca tasbih sebanyak 10 kali, baru kemudian bangun untuk duduk.
6. Pada saat duduk di antara dua sujud sebelum melakukan sujud kedua membaca tasbih sebanyak 10 kali, baru kemudian melakukan sujud yang kedua.
7. Pada saat sujud kedua sebelum bangun membaca tasbih sebanyak 10 kali.
8. Setelah sujud yang kedua tidak langsung bangun untuk berdiri memulai rakaat yang kedua, namun terlebih dahulu duduk untuk membaca tasbih sebanyak 10 kali.


Setelah itu barulah bangun untuk berdiri kembali memulai rakaat yang kedua. Dengan demikian maka dalam satu rakaat telah terbaca tasbih sebanyak 75 kali.

Untuk rakaat yang kedua tata cara pelaksanaan shalat dan jumlah bacaan tasbihnya sama dengan rakaat pertama, hanya saja pada rakaat kedua setelah membaca tasyahud sebelum salam terlebih dahulu membaca tasbih sebanyak 10 kali, baru kemudian membaca salam.

Baca juga: Tatacara Shalat Tahajjud

Keistimewaan Sholat Tasbih 

bagi mereka yang mengerjakannya.

"Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga." (HR. at-Tirmidzi)


1. Memberatkan timbangan amal baik di akhirat
2. Memiliki tabungan berupa kebun kurma di surga
3. Senjata menghadapi krisis pangan di akhir zaman
4. Menghapus dosa yang banyak
5. Senjata menghadapi persoalan besar
6. Terhindar dari kesedihan dan penyakit-penyakit berat.


Imam Nawawi menganjurkan shalat tasbih dilakukan di malam hari maka akan lebih baik bila dilakukan dua rakaat – dua rakaat masing-masing dengan satu salam.

Dikutip dari berbagai sumber
Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya
Judul : Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya 
Diposting oleh : Moch Adnan

Tatacara Sholat tasbih dan Keistimewaannya
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1441H (2020M) untuk Wilayah Bekasi

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1441H (2020M) untuk Wilayah Bekasi

3 Mei 2020
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1441H (2020M) untuk Wilayah Bekasi
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1441H (2020M) untuk Wilayah Bekasi
A lhamdulillah.. Puji syukur atas segala nikmat Allah SWT terutama nikmat Iman dan  Islam dan sebentar lagi kita akan bertemu dengan bulan yang penuh Magfirah, bulan yang penuh dengan berkah. Marhaban Ya Ramadhan.. bersama posting ini juga Admin ingin meminta dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya, barangkali saja ada salah-salah perkataan serta salah ketika menanggapi komentar dari sahabat.

Berikut jadwal imsakiyah puasa Ramadhan Tahun 2020
Jadwal Puasa Ramadhan Tahun 2020

Semoga segala amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan mendapat ridhoNYA, sebagai pelengkap dalam menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan berikut ini saya lampirkan jadwal imsakiyah dan berbuka puasa tahun 2020 untuk wilayah Bekasi

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1436H (2015M) Untuk Wilayah Bekasi



Sekali lagi admin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh umat Islam yang menjalankannya, semoga artikel jadwal imsakiyah puasa ramadhan 1441H ini bermanfaat. Salam

Amalan - amalan Sebelum dan Sesudah SHUBUH Di Bulan Ramadhan

Amalan - amalan Sebelum dan Sesudah SHUBUH Di Bulan Ramadhan

25 Mei 2018
Amalan - amalan Sebelum dan Sesudah SHUBUH Di Bulan Ramadhan
Amalan - amalan Sebelum dan Sesudah SHUBUH Di Bulan Ramadhan

Assalamu'alaikum wrb... Al-hamdulillah segala puji kita haturkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan umur panjang serta nikmat sehat hingga hari ini kita bisa dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Bulan yang penuh keberkahan dan Ampunan, dan semoga kita semua diberikan kekuatan hingga akhir Ramadhan nanti untuk tetap terus menjalankan ibadah saum ini.

Sobat Moch Adnan Blog yang budiman, beberapa hari yang lalu tanpa disengaja saya menemukan sebuah artikel yang sangat menarik dimana dalam artikel tersebut dijelaskan mengenai Amalan - amalan apa saja yang hendaknya kita lakukan ketika sebelum dan setelah waktu Shubuh di bulan Ramadhan ini. Semoga dengan menuliskannya kembali disini menjadi sebuah pencerahan bagi kita semua.

Ada sekitar 11 poin amalan yang dapat kita lakukan mulai ketika sebelum datangnya waktu Shalat Shubuh hingga setelahnya, dan 11 poin Amalan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

1- Mengerjakan Sholat Tahajud.
Rosullah saw bersabda: "Shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat yang dilakukan di malam hari." (H.R Muslim)

2- Setelah Shalat Tahajud adalah makan Sahur, dan mengakhirkannya menjelang Shubuh.
Hal ini sesuai sabda Rasullah SAW yang berbunyi: "Bersahurlah kalian, karena didalamnya ada keberkahan" (HR. Bukhori dan Muslim).
Rosullah saw juga bersabda: "Umatku senantiasa dalam keadaan kebaikan selama mereka mengakhirkan syahur dan menyegerakan berbuka puasa" (HR.Ahmad).

Baca juga : Hikmah Dari Berpuasa

3- Memperbanyak Istighfar di waktu sahur.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat adz-dzariyat [56]:18 yang artinya:
" Pada waktu sahur mereka, yakni orang yang beriman, mengucapkan Istighfar".

4- Memperbanyak do'a waktu sahur.
Rosullah saw bersabda: "Robb kita Tabaroka wa ta'ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Dia (Allah) berfirman, Siapa saja yang berdoa kepada-Ku, maka akan aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan aku beri..." (HR. Bukhori dan Muslim).

5- Bersiap - siap untuk sholat Shubuh.

6- Berwudhu di rumah, kemudian membaca Dzikir setelah wudhu.

7- Menjawab lafazd adzan lalu berdo'a setelahnya.

8- Melaksanakan shalat sunah Qobliyah shubuh.
Hal ini sebagaimana Rosullullah SAW bersabda: "Sholat sunah dua rakaat sebelum shalat shubuh lebih baik dari pada dunia dan seisinya" (HR. Muslim)

9- Berusaha menempati barisan pertama dalam shalat berjamaah.
Rosulullah saw bersabda:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat  kepada orang-orang di shaf pertama, atau di beberapa shaf yang awal" (HR. Ahmad)

10- Menyibukkan diri dengan Dzikir dan doa sampai waktu Iqomah dikumandangkan.

11 - Mengerjakan shalat shubuh dan setelah itu duduk di mesjid untuk berdzikir dan membaca Al quran hingga terbitnya matahari.
Kemudian shalat dua rakaat kira-kira seperempat jam setelah terbitnya matahari. Rosulullah saw bersabda : "Barang siapa yang mengerjakan shalat shubuh berjamaah kemudian duduk berdzikir mengingat Allah hingga terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat, maka ia mendapatkan pahala haji dan umroh secara sempurnasempurna. Rosulullah saw mengulanginya sebanyak 3 kali" (HR. At- Tirmidzi).

Kurang lebih seperti inilah amalan yang hendaknya seorang muslim lakukan mulai dari waktu sahur hingga pagi hari. Wallahu a'lam.
Semoga kita semua diberikan kekuatan


Sumber: https://youtube/gh6x9PhLIpk



Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah

1 Oktober 2016
Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah
Penggunaan sistem kalender Islam atau Tahun Hijriyah belum dilakukan di masa Rasulullah SAW masih hidup. Juga tidak dilakukan di masa khalifah pertama, Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. Secara singkat sejarah digunakannya sistem perhitungan tahun Islam bermula sejak kejadian di masa Umar bin Khattab ra. Tahun Baru Hijriyah merupakan salah satu momen terpenting umat islam karena beberapa ibadah dalam islam menggunakan acuan tahun baru hijriyah seperti ibadah puasa ramadhan, haji, hari raya idul fitri dan sebagainya. Berikut adalah Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah

Bacaan Doa Akhir Tahun Hijriyah.

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah

"Bismillaahir rahmaanir rahiim. Alhamdulilahirabbil alamiin. Washalallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wa salam. Allahumma maa 'amiltu fii haadzihis sanatilmimmaa nahaitanii 'anhu falam atub minhu walam tardlahu walam tansahuu wahalimta 'alayya ba'da qudratika 'alaa 'uquubatii wada'autanii ilattaubati minhu ba'da juratii 'alaa ma'shiyatika fainnii astaghfiruka faghfirli. Wamaa 'amiltu fiihaa mimmaa tardlaa-hu wawa'adtanii 'alaihits tsawaaba fa as alukallaahumma yaa kariimu yaa dzal jalaa-li wal ikraami an tataqabbalaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam" (dibaca 3 kali)

Bacaan Doa Awal Tahun Baru Hijriyah


Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Baru Hijriyah
Doa akhir tahun

Selamat tahun baru hijriyah 1438 H yang jatuh pada hari minggu (Ahad) 2 Oktober 2016. Demikian artikel kali ini semoga bermanfaat.
Lafal Niat Zakat Fitrah Terlengkap

Lafal Niat Zakat Fitrah Terlengkap

2 Juli 2016
Lafal Niat Zakat Fitrah Terlengkap
Lafal Niat Zakat Fitrah Terlengkap
Setiap Muslim diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah di bulan Ramadan. Zakat ini dibayarkan dalam bentuk bahan makanan pokok yang setiap hari dikonsumsi. Zakat tersebut memiliki besaran satu sho', setara dengan 3,5 liter atau 2,5 kilogram beras. Jika terbiasa mengkonsumsi gandum atau bahan pangan pokok lainnya, maka zakat harus dikeluarkan sesuai bahan pokok tersebut.

Zakat fitrah dapat dibayarkan selama bulan Ramadan. Tetapi, terdapat waktu paling afdhal atau utama yaitu setelah terbit fajar hingga sholat Id di hari Idul Fitri. Berikut lafal zakat fitrah lengkap yang dibaca saat zakat dibayarkan :


Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an nafsii fardlal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah pada diri saya sendiri, fardhu karena Allah Ta'ala"


Zakat Fitrah untuk Istri

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an zaujatii fardlal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Saya niat mengeluarkan zakat fitrah atas istri saya fardhu karena Allah Ta'ala."

Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an waladii (sebut nama anaknya) fardlal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak laki-laki saya (sebut namanya) fardhu karena Allah Ta'ala."

Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an bintii (sebut nama anaknya) fardhal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Sengaja saya mengeluarkan zakat fitrah atas anak perempuan saya (sebut namanya), fardhu karena Allah Ta'ala."

Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'annii wa'an jamii'i maa yalzamunii nafaqaatuhum syar'an fardlal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Saya niat mengeluarkan zakat atas diri saya dan atas sekalian yang saya diwajibkan memberi nafkah pada mereka secara syari'at, fardhu karena Allah Ta'ala."

Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

"Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri 'an (sebut nama orangnya) fardlal lillahi ta'aalaa."
Artinya:
"Niat saya mengeluarkan zakat fitrah atas (sebut nama orangnya), fardhu karena Allah Ta'ala."

Demikian lafal niat berzakat fitrah terlengkap semoga bermanfaat but sobat semua.
Ramadhan Bulan Penuh Bonus Bagi Umat Islam

Ramadhan Bulan Penuh Bonus Bagi Umat Islam

5 Juni 2016
Ramadhan Bonus Bagi Umat Islam
Bulan Ramadhan dapat di ibaratkan sebagai sebuah "bonus" yang langsung diberikan Allah SWT kepada kita sebagai umat pengikut Nabi Muhammad SAW, karena pada zaman Nabi-nabi sebelumnya tidak terdapat bulan Ramadhan. "Bonus" ini harus kita ambil dan dengan penuh kesenangan kita terima adapun pelaksanaannya adalah ibadah yang pahalanya selalu dilipatgandakan oleh Allah SWT,  mengingat usia kita yang tak panjang hingga mencapai ratusan tahun maka kesempatan yang setahun sekali ini tak selayaknya kita sia-siakan.


Allah SWT telah menjanjikan bahwa umat Nabi Muhammad SAW akan masuk surga terlebih dahulu, hal ini dikarenakan usia umat Nabi Muhammad tidak ada yang panjang, ukuran tubuhnya tidak setinggi umat-umat terdahulu di masa kenabian sebelum Nabi Muhammad SAW. Bahkan kini merasakan waktu saja tidak lagi terasa lama, Hari-hari terasa begitu cepat sebulan terasa begitu cepat. Namun janganlah kita menjalankan puasa Ramadhan kali ini dengan begitu singkat, hanya puasa hari pertama sampai hari kedua, atau hanya menjalankan shalat tarawih di malam pertama puasa sampai malam ketiga saja, karena sesungguhnya pahala shalat witir saja akan dihitung seperti pahala shalat wajib ketika dikerjakan di bulan suci Ramadhan ini. 


Untuk itu mari kita berlomba-lomba melakukan ibadah dan amalan-amalan shaleh lainnya, agar setelah kewajiban saum ini selesai kita dapat terlahir suci kembali dan menjadi fitri.

Berikut adalah do'a niat berpuasa :



نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

NAWAITU SHAUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI ROMADHOONA
HAADZIHIS SANATI LILLAHI TA'ALA

Untuk Do'a atau bacaan berbuka puasa sobat bisa mengklik tautan berikut:

Do'a berbuka puasa di bulan Ramadhan

Tips Berbuka Puasa Yang Baik Dan Benar

Tips Berbuka Puasa Yang Baik Dan Benar

29 Mei 2016
Tips Berbuka Puasa Yang Baik Dan Benar

Berikut Tips cara berbuka puasa yang baik dan benar:


Do'a berbuka puasa:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA
AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YA ARHAMAR ROOHIMIIN

Awalilah dengan memakan atau meminum yang manis.
Makanan yang mengandung gula sangat bermanfaat untuk meningkatkan tenaga dan juga mencegah asam lambung. Meskipun dianjurkan, konsumsi secukupnya saja agar makanan lain bisa larut juga ke dalam pencernaan.

Jangan langsung minum air dingin (es) Berbuka dengan minuman yang dingin hanya akan membuat perut yang kosong menjadi kembung. Karena air dingin akan membuat asam lambung meningkat. So, disarankan agar Anda untuk mengkonsumsi minuman hangat terlebih dahulu.

Istirahat sebentar sesudah menyantap takjil (manisan), sebaiknya jangan langsung makan nasi atau yang lainnya.
Perut butuh istirahat untuk menyesuaikan diri. Selama waktu istirahat, Anda bisa menjalankan shalat Maghrib terlebih dahulu barulah setelahnya makan nasi dan hidangan lainnya.

Jangan makan terlalu banyak Meski perut terasa lapar, tetap berbukalah dengan cara perlahan dan tidak berlebihan.
Makanlah makanan secukupnya agar tidak kekenyangan dan perut bisa lebih santai dalam mencerna makanan. Ini juga akan menghindari rasa kantuk saat shalat Isya. Jika lapar lagi, Anda bisa makan sehabis shalat Tarawih.


Sebaiknya jangan tidur terlalu malam. Tubuh butuh waktu yang cukup untuk tidur. Apalagi pada dini hari nanti, Anda akan kembali bangun untuk makan sahur.

Itulah Tips cara berbuka puasa yang baik dan benar. Jika ingin tubuh tetap sehat selama berpuasa di bulan Ramadhan, maka ikutilah cara itu dengan baik. Berbuka puasa bukanlah waktu untuk berbalas dendam. Balas dendam setelah seharian tidak makan, bukanlah sesuatu yang dibenarkan.

Gambar: http://www.tranzmedia.blogspot.com
-->