Moch Adnan 30 Maret 2024

Kisah Nabi Zulkifli A.S

Pada waktu itu, negeri Syam dipimpin oleh seorang raja yang sudah tua, raja tersebut tidak mempunyai keturunan. Pada suatu hari raja mengumpulkan seluruh rakyatnya,ia berencana mencari seorang pengganti dirinya,
"Wahai rakyatku,aku ingin
Penggantiku kelak adalah orang yang taat kepada Allah. Sepanjang umurnya ia harus berpuasa pada siang hari dan pada malam hari ia juga harus melaksanakan shalat malam. serta ia harus mempunyai sifat sabar." Ucap raja Syam .

Rakyat yang hadir pada saat itu.  hanya terdiam, mereka tidak  berani mengangkat tangannya. mereka menganggap persyaratan itu sangatlah berat. tiba-tiba dari tengah kerumunan masyarakat ada seorang yang berani maju mengangkat tangannya. Dia adalah Basyar, kemudian ia berkata, "Hamba sanggup menjalankan semua persyaratan yang baginda raja sebutkan."


Kisah Nabi Zulkifli A.S - Sanggup Menjalankan Amanah Raja

Sanggup Menjalankan Amanah

Raja dan rakyat yang hadir menatap kearahnya. "Hai, anak muda, janganlah kau main-main. Apa kau sanggup menjalankan semua persyaratan yang telah aku sebutkan tadi," ucap raja Syam.

Basyar menjawab, "Insya Allah aku sanggup menjalankan semua persyaratan yang baginda sebutkan." Pada hari itu, diangkatlah Basyar menjadi raja. Kemudian ia mendapat julukan Zulkifli yang artinya "Orang yang sanggup memegang dan menjalankan amanah".

Menjadi Raja Negeri Syam

Selama menjadi raja Nabi Zulkifli selalu berpuasa pada siang hari dan beribadah malam hari, ia memimpin negeri Syam menjadi lebih baik. 

Sifat setan yang tidak senang melihat hamba-hamba Allah yang shaleh. Kemudian dia mencoba membuat Nabi Zulkifli marah terhadap dirinya.

Pada suatu malam setan yang menyerupai manusia datang ke tempat Nabi Zulkifli. Ia minta permasalahan diselesaikan oleh Nabi Zulkifli. Tetapi para pengawal istana melarangnya masuk, karena hari sudah larut malam. 

"Maaf tuan, lebih baik anda kembali lagi ke sini besok pagi," ucap pengawal itu. "Tidak bisa, aku ingin bertemu langsung dengan raja," ucap orang itu.

Nabi Zulkifli yang mendengar ada keributan langsung keluar, kemudian ia berkata, "pengawal biarkan dia masuk." Oleh Nabi Zulkifli, tamu itu dipersilahkan menceritakan masalahnya, akan tetapi tamu hanya mengumpat kepada Nabi Zulkifli, dia ingin membuat Nabi Zulkifli marah terhadap dirinya. 

Yang dilakukan Nabi Zulkifli hanya bersabar. Sehingga membuat tamu itu bosan, dan minta izin pulang.

Para pengawal bertanya, "siapakah sebenarnya tamu itu, tuan." Nabi Zulkifli menjawab, "tamu itu adalah setan."


Berperang Melawan Orang-orang Kafir

Nabi Zulkifli mendapat kabar bahwa dari anak buahnya, ada wilayah yang tidak mau beriman kepada Allah. Selain itu, orang-orang kafir tersebut mau menyerang negeri yang dipimpin oleh Nabi Zulkifli.

Nabi Zulkifli mengumpulkan bala tentaranya, kemudian ia berkata, "Wahai rakyatku, persiapkanlah diri kalian semua untuk berperang. Karena negeri yang kita cintai ini, akan diserang oleh orang-orang kafir yang tidak mau beriman kepada Allah. Mereka telah berani membunuh utusan yang aku kirim. Siapa yang berperang menegakkan agama Allah, dia akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Dan apabila ia mati, dia akan mati syahid." 

Para pasukan itu yang mendengar orasi Nabi Zulkifli, semangat mereka timbul untuk mengalahkan orang-orang kafir itu.

Nabi Zulkifli sendiri yang memimpin langsung pasukannya. Peperangan pun tidak bisa dihindari. Para kaum kafir itu sangat terkejut melihat semangat perang balatentara Nabi Zulkifli. Peperangan tersebut pun akhirnya dimenangkan oleh Nabi Zulkifli.

Penutup

Demikianlah kisah Nabi Zulkifli yang sanggup menjalankan amanah rajanya, semoga dari kisah ini kita bisa memetik pelajarannya.