24.12.13

Ibadah Shalat

Melanjutkan Artikel sebelumnya tentang Tata cara berwudhu, maka kali ini saya akan menulis tentang ibadah shalat yang mana ibadah ini adalah sangat utama sekali, jika diibaratkan ibadah shalat adalah seperti pondasi atau tiangnya Agama, bagi kita umat Islam.


Ibadah Shalat

A . keutamaan (Fadilah) Shalat
1. Keutamaan shalat lima waktu
a. Mencegah perbuatan keji dan mungkar
b. Menghapus dosa-dosa kecil

2. Keutamaan-keutamaan shalat sunat
a. Penyempurna shalat wajib
b. Membiasakan shat sunnat bisa menemani Rosulullah di surge

3. Keutamaan shalat berjama’ah – Shalat berjamaah lebih utama 27 derajat daripada shalat sendirian.

B . shalat Wajib
Macam-macam shalat fardu dan waktu mengerjakannya, shalat yang difardukan atas tiap-tiap muslim yang mukallaf ada lima yang dilakukan dalam sehari semalam, yaitu:
1. Shalat Subuh dua rakaat waktunya dimulai terbit fajar sadiq hingga terbitnya matahari.
2. Shalat Dzuhur empat rakaat, waktunya dikerjakan setelah tergelincir matahari sampai bayang-bayang sesuatu benda telah sama dengan panjang benda tersebut.
3. Shalat Ashar empat rakaat, dikerjakan setelah waktu shalat dzuhur habis, sampai matahari terbenam di ufuk barat.
4. Shalat Maghrib tiga rakaat, waktu pelaksanaannya mulai terbenamnya matahari hingga hilangnya mega merah.
5. Shalat isya empat rakaat, waktunya dimulai dari hilangnya mega merah di ufuk barat hingga terbitnya fajar shadiq (fajar putih yang terbenam di ufuk timur)

C . syarat wajib shalat
Syarat wajib shalat ini terdiri dari enam, masing-masing adalah:
1. Islam
2. Baligh dan berakal
3. Suci dari haid dan Nifas
4. Telah sampai dakwah Rosulullah
5. Melihat dan mendengar dengan sempurna
6. Tidak dalam tidur dan Gila.

D . syarat-syarat sahnya shalat
1. Suci dari hadast baik besar maupun kecil
2. Suci anggota badan, pakaiann dan tempat dari nadjis
3. Menutup aurat
4. Waktu untuk shalat telah masuk
5. Menghadap kearah kiblat
6. Memahami mana rukun dan mana yang sunnat.

E . Rukun shalat
1. Niat untuk shalat
2. Berdiri bagi yang mampu, sedangkan bagi yang tidak mampu boleh duduk atau sambil berbaring
3. Takbiratul ihram, yaitu takbir pembuka semua kegiatan
4. Membaca Al-fatihah pada tiap-tiap rakaat dengan baik.
5. Rukuk dengan tuma’ninah /diam sebentar yaitu meratakan punggung dan juga leher sampai membentuk sudut siku-siku dengan posisi kecuali tangan memegang lutut.
6. I’tidal diiringi tuma’ninah yaitu bangun dari ruku.
7. Sujud dua kali dengan tuma’ninah, meletakkan kedua lutut, tangan, dahi,dan hidung diatas sajadah. Sementara telapak kaki berdiri diatas perut jari-jari kaki.
8. Duduk antara dua sujud dengan cara duduk iftirasi
9. Duduk tasyahud akhir,
10. Membaca tasyahud ahir
11. Membaca shalawat atas nabi pada tasyahud ahir
12. Melakukan salam yang pertama (ke kanan)
13. Tertib, yakni berurutan mengerjakan rukun-rukun tersebut.

F . sunnat dalam shalat
Ada dua sunnat pada waktu kita mengerjakan shalat, yaitu sunnat ab’adh dan sunnat hai’at.

Sunah ab’ad yaitu sunat-sunnat shalat yang perlu diganti dengan sujud sahwi jika tertinggal dalam shalat,diantaranya:
1. Membaca tasyahud awal setelah sujud kedua
2. Membaca shalawat atas Nabi pada tasyahud awal
3. Membaca shalawat bagi keluarga Nabi SAW pada tasyahud akhir
4. Membaca qunut pada shalat subuh dan shalat witir dalam pertengahan bulan Ramadhan hingga akhir bulan ramadhan.

Sedangkan sunnat hai’at yaitu tindakan-tindakan dalam shalat yang tidak perlu diganti dengan sujud sahwi bila tertinggal demikian pula tidak perlu diulangi, yang termasuk sunnat hai’at antara lain sebagai berikut:
1. Membaca takbir intiqal, yaitu takbir perpindahan dari satu rukun ke rukun lainnya.
2. Membaca lafaz tashbih saat ruku dan sujud.
3. Membaca ‘sami Allaahu limanhamidah’ saat bangkit dari rukuk dan membaca Rabbanaa lakalhamdu saat itidal
4. Menaruh telapak tangan diatas paha waktu duduk bertasyahud awal dan akhir, dengan membentangkan yang kiri dan menggenggamkan yang kanan kecuali jari telunjuk.
5. Duduk iftirasy dalam semua duduk shalat
6. Duduk rawairu (bersimpuh) pada waktu duduk tasyahud akhir
7. Membaca salam yang kedua
8. Membaca Amin setelah membaca Al-fatihah


Sekian dulu artikel tentang  Ibadah Shalat lain kesempatan saya sambung lagi....

→ About the author

Moch Adnan adalah Admin Blog yang mempunyai ketertarikan dengan Dunia Blogging,kamu bisa Menemukan saya dan memfollow saya di Google + Twitter Facebook


Terima Kasih Telah Membaca Artikel Ibadah Shalat . Jika Anda tertarik dengan artikel seperti ini, silahkan untuk berlangganan artikel Gratis dengan cara mengetikkan alamat e-mail anda pada kotak berlangganan berikut:
Subscribe via Email

Silahkan tinggalkan komentarnya
Mohon untuk tidak memasukkan link hidup dalam berkomentar