8.5.15

Keluarlah Dari Rasa Nyaman Yang Menenggelamkan Itu.

Lingkungan yang kita harap tentu adalah lingkungan yang nyaman, melalui kenyamanan yang di dapat maka kita akan merasakan kedamaian. Untuk semua orang saya kira akan mengharapkan itu semua, nyaman ketika tinggal di rumah, nyaman ketika berada ditengah kebersamaan, dan nyaman ketika berada di tempat kerja bagi yang sudah bekerja. Untuk mendapatkan rasa nyaman itu akan kembali pada diri masing-masing pribadinya, bagaimana cara kita mencintai dan menyukai dengan apa yang kita lakukan. Sekuat apa pun kita bertahan dalam sebuah suasana yang kita rasa tidak nyaman, yang akan timbul adalah sebuah pemberontakan. 

Apa yang kita suka harusnyalah bersipat positif dan tidak sampai merugikan orang pribadi, golongan, bahkan lingkungan. Apa yang kita lakukan jika didasari dengan rasa kecintaan, kita yakin  akan menghadirkan kenyamanan bagi diri kita, bagi orang lain, dan juga bagi lingkungan kita sendiri. Lakukan dengan dasar kecintaan, semua akan menghadirkan rasa kenyamanan.

Berbekal itu pula, saya berangkat ke sebuah pulau yang penuh dengan gejolak. Mendengarnya saja saya sudah malas untuk melangkah, namun karena ada rasa kecintaan terhadap apa yang ada di depan saya, saya pun tetap melanjutkan perjalanan. Tak perduli dengan gesekan-gesekan yang selalu timbul di pulau itu. Saya tetap menyukainya karena di sana saya yakin akan menemukan kedamain diantara segudang permasalahan.
Benar saja, di pulau itu rasanya hari begitu cepat berganti. Waktu begitu terasa cepat berlalu, dari pagi ke malam rasanya hanya sebatas kedipan mata. Apa yang dikatakan orang tentang kengerian yang ada di pulau itu tidak membuat hari berjalan lambat, kebosanan tidak sedikit pun menghampiri saya. Di pulau itu, apa yang pernah saya cita-citakan dan saya impikan selama ini saya tuang dengan segenap hati, lelah penat, tak pernah mendera dan datang menghampiri.

Itulah alasan mengapa selama ini saya tetap bertahan di pulau penuh kengerian itu, justru semakin saya menyelami seluk beluk pulau itu lebih dalam, saya malah semakin menyukainya. Saya suka dengan rintangan serta halangan yang menghadang di depan mata saya, dengan itu semua saya menyadari bahwa sebenarnya untuk memacu semangat dan meraih cita-cita tertinggi saya, saya sendiri harus berani keluar dari rasa nyaman itu sendiri. 

Terlalu lama terbuai dalam Sebuah kenyamanan membuat saya segan untuk bangkit dan mencari tantangan baru, untuk apa itu semua... Toh disini saya sudah merasa nyaman. Saya sudah tenang di lingkungan yang juga nyaman, menghabiskan waktu muda saya dengan penuh ketenangan tanpa ada masalah. 

Saya harusnya suka dengan itu, namun tidak dengan saya. Saya ingin bergerak lebih maju lagi, selagi usia saya muda saya ingin berpetualang lebih jauh lagi. Saya selalu suka dengan hal-hal baru dan menantang, saya tak mau stop dan berhenti di lingkungan yang nyaman dan justru sebenarnya rasa kenyamanan itu menenggelamkan saya.

Begitulah, dan pada akhirnya saya meninggalkan tempat yang sudah begitu nyaman lalu saya melangkah jauh ke pulau yang dipandang oleh orang begitu menakutkan itu. Dan kenyataannya di pulau itu saya justru tetap menemukan kenyamanan dan kedamaian, karena rasa kecintaan pada apa yang saya lakukan selalu menemani saya. Saya tak merasa takut menghadapi hari depan karena ada Tuhan yang selalu bersama saya serta rasa kecintaan ini terhadap apa yang sedang saya lakukan sekarang.

→ About the author

Moch Adnan adalah Admin Blog yang mempunyai ketertarikan dengan Dunia Blogging,kamu bisa Menemukan saya dan memfollow saya di Google + Twitter Facebook


Terima Kasih Telah Membaca Artikel Keluarlah Dari Rasa Nyaman Yang Menenggelamkan Itu. . Jika Anda tertarik dengan artikel seperti ini, silahkan untuk berlangganan artikel Gratis dengan cara mengetikkan alamat e-mail anda pada kotak berlangganan berikut:
Subscribe via Email

Silahkan tinggalkan komentarnya
Mohon untuk tidak memasukkan link hidup dalam berkomentar